Menperin: Industri Otomotif Jadi Salah Satu Andalan Industri 4.0

Posted by administrator on12 Jun 2019

Menperin: Industri Otomotif Jadi Salah Satu Andalan Industri 4.0

Liputan6.com, Surabaya - Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto, didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak membuka acara Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Surabaya, Jumat (29/3/2019).

Dalam paparannya, Airlangga menyampaikan, industri otomotif di Indonesia masih berpeluang cukup besar. Tercatat, pada 2018 saja, angka penjualan mobil sebanyak 1,3 juta unit, atau senilai USD 13,7 miliar.

"Dan ekspor-nya 346.000 unit atau setara dengan Rp 4,78 miliar dolar. Dan memang dari segi otomotif ini salah satu sektor yang menjadi andalan Indonesia 4.0," tutur dia.

 

 

Airlangga menuturkan, industri otomotif juga semakin kompetitif bila local content-nya semakin meningkat.

"Ini sudah menjadi kunci keberhasilan dari pada industri otomotif untuk menjadi shub ASEAN ataupun bahkan di Asia," kata dia.

Airlangga juga mendorong industri yang biasa disebut sebagai low carbon emision vehicledengan tiga program.

"Antara lain, kendaraan hemat energi, harga terjangkau, yaitu LCGC. Harganya itu harus di bawah 200 juta. Dan itu menjadi mayoritas dari pada penjualan otomotif. Kemudian elektrik vehicle, atau flexy engine," ujar dia.

 

GIIAS Surabaya

Sementara itu, Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi menambahkan, pemilihan Surabaya sebagai tuan rumah pembuka perhelatan akbar GIIAS The series 2019 mengingat antusiasme warga Jawa Timur dan posisi perkembangan industri otomotif di Indonesia. 

"Sebagai kota terbesar kedua, Surabaya memiliki potensi besar untuk memperkenalkan model dan teknologi baru dari kendaraan terkini. Dan untuk kali pertama penyelenggaraan GIIAS di daerah akan secara resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto," tutur dia.

"Kami ingin penyelenggaraan GIIAS di Surabaya menjadi salah satu elemen penting pendorong pertumbuhan industri otomotif, dan kehadiran Bapak Airlangga tentu memberikan dorongan kuat terhadap potensi industri otomotif di Jawa Timur," ia menambahkan.

Yohannes menuturkan, setelah upacara peresmian, Menteri Perindustrian juga akan melakukan kunjungan ke setiap booth peserta. "Kami berharap dengan kunjungan dari Bapak Airlangga akan memberikan semangat positif bagi para pelaku industri otomotif di Surabaya," ucapnya. 

Dia juga mengaku yakin, GIIAS Surabaya menjadi awal yang baik untuk permulaan GIIAS The Series. Hal tersebut berdasarkan bukti sejarah bahwa Jawa Timur mempunyai penilaian yang baik dalam penjualan kendaraan bermotor terutama mobil penumpang dan komersial. 

"Melalui GIIAS Surabaya kami ingin mengajak masyarakat Jawa Timur untuk bisa menikmati perkembangan kendaraan motor terkini," ujarnya. 

"GIIAS The Series Surabaya diselenggarakan sejak 29 Maret hingga 7 April 2019 ini, mentargetkan 50 ribu pengunjung. Dengan target penjualan sebanyak 2.500 unit, mengaca pada penjualan pada tahun 2018 lalu sebanyak 2.200 unit," ucapnya. 

Related News

Produsen 'Mobil Rakyat' Asal Eropa akan Tanam Modal di RI

administrator | 12 Jun 2019

Produsen 'Mobil Rakyat' Asal Eropa akan Tanam Modal di RI

Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut, pabrikan otomotif asal Eropa akan berinvestasi di Indonesia. Dia tidak menyebut secara rinc...

Kemenperin Targetkan RI Ekspor 1,5 Juta Mobil pada 2019

administrator | 12 Jun 2019

Kemenperin Targetkan RI Ekspor 1,5 Juta Mobil pada 2019

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan ekspor mobil pada 2020 sebanyak 250 ribu unit. Angka ini akan meningkat 6...